Its Me...!

My photo
Depok, Jawa Barat, Indonesia
Cool, Calm and Confident

Monday, 28 February 2011

LIFE IS TODAY


Waktu terus bergulir dan takkan kembali. Jejak-jejak hidup tlah ditapaki. Manisnya hidup akan tetap menjadi sebuah kenangan indah. Pembelajaran selalu ada disetiap kepahitan hidup. Tak ada yang sia-sia, saat mampu  mengkonversi segala hal menjadi positif dan penuh hikmah.
Hidup adalah hari ini. Hidup tak sekedar pribadi dan  bahagia. Hidup lebih hidup saat  memperjuangkan kebenaran, bermanfaat dan menebar  kebaikan.

AIR MATA

Bagaimana proses menangis sampai kita mengeluarkan air mata?

Di atas sudut luar mata kita, tepat di bawah alis, ada kelenjar lakrimal atau lebih dikenal dengan kelenjar air mata. Ukurannya hanya sebesar buah kenari, tetapi organ yang kecil ini dapat menyemburkan aliran air mata. Kelenjar air mata selalu membuat air mata.

Air mata ini membasahi mata agar tetap bersih dan jernih. Air mata muncul lewat jalan keluar yang ada di sudut luar mata kita. Setiap kali kita berkedip, kelopak mata akan menyebarkan air mata di mata kita. Kemudian air mata mengalir lewat lubang di sudut dalam mata melewati saluran lain dan menuju ke bidang di belakang hidung kita, dimana air mata itu diserap oleh tubuh.

Namun jika ada banyak debu di mata kita, ceritanya jadi berbeda. Air mata akan mengalir lebih cepat untuk meningkatkan usaha pembersihan. Air mata yang dihasilkan bisa sangat banyak sehingga air mata itu keluar dari kelopak mata bawah.

Terdapat 3 macam tipe dasar air mata :

1. Air mata basal : pada mata yang sehat, kornea selalu dipertahankan tetap basah dan menghambat masuknya debu. Beberapa kandungan didalamnya juga melawan infeksi bakteri sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh.

2. Air mata refleks : yang disebabkan karena adanya iritasi oleh benda asing, atau karena adanya suatu bahan iritasi seperti uap bawang putih. Air mata ini berusaha mengeluarkan iritan yang telah kontak dengan mata.

3. Air mata tangisan (air mata psikis) : yang disebabkan karena stres emosional yang kuat, depresi atau nyeri fisik. Bukan hanya emosi yang bersifat negatif, seseorang juga menangis saat dalam keadaan sangat bahagia.



The tear system. A) Tear gland / Lacrimal gland B) Superior lacrimal punctum C) Superior lacrimal canal lacrimation leads to tears D) Tear sac / Lacrimal sac E) Inferior lacrimal punctum F) Inferior lacrimal canal G) Nasolacrimal canal

Cara timbulnya air mata psikis berbeda dengan air mata jenis lain. Terdapat sistem yang disebut sistem limbik yang terlibat dalam produksinya. Khususnya organ yang disebut hipotalamus. Cabang parasimpatis dari sistem otonom mengatur kelenjar lakrimasi (air mata) melalui neurotransmiter asetilkolin melalui reseptor nikotinik dan muskarinik. Ketika kedua reseptor ini teraktivasi maka kelenjar air mata akan menghasilkan air mata.

Sistem saraf kita akan beralih ke modus stres ketika tubuh kita merasakan ancaman. Pada saat itu proses menangis adalah ditangguhkan. Hanya ketika seseorang mulai untuk bersantai bahwa kegiatan menangis terjadi. Fisiologis, sistem saraf parasimpatik bertanggung jawab untuk relaksasi. Menangis atau mengeluarkan airmata, adalah sebuah aktivitas parasimpatik juga. Jadi orang yang stres jangan menangis. Tetapi mereka tidak bahagia.

Ketika seseorang menangis atas kehilangan, itu berarti sistem saraf semakin 'nyaman' atau mencapai suatu tahap 'menerima' kehilangan. Hal ini menyebabkan keseimbangan antara simpatik (stres yang menghasilkan) dan parasimpatis (relaksasi menghasilkan) bagian dari sistem saraf. Tangisan kesedihan yang melibatkan hampir SELALU berakhir.

Kadang-kadang bahkan tumbuh dewasa dapat menangis untuk mencari perhatian. Menangis semacam ini biasanya dilakukan dengan cara yang dramatis, tidak konsisten dengan segala kerugian dan tidak berakhir pada tahap manapun, sampai dramawan ingin menghentikannya. Dalam kasus seperti itu, menangis bukanlah kegiatan penyembuhan tetapi itu adalah mencari perhatian satu.

Menangis itu Menyehatkan ???

Ketika menghadapi sesuatu masalah yang cukup menyesakkan biasanya air mata muncul menjadi tangis, ternyata itu malah sehat lho dibandingkan dengan menghadapi sesuatu dengan berusaha menahan perasaan.

Dari beberapa artikel dimana menurut Dr. William Frey dari Minnesota, menangis membuat seseorang merasa lebih baik karena air mata yang keluar berfungsi menghapus ketegangan syaraf pada tubuh, yang salah satu penyebab dari stress karena beban masalah yang ditanggung. Katanya lagi air mata itu ada 2 macam, air mata iritasi dan air mata emosional (air mata yang keluar karena dorongan emosional)

Logikanya begini, ibaratnya stress ibarat seperti racun, maka kalau ga dikeluarkan dari tubuh akan menurunkan sistem kekebalan tubuh dan proses biologis lainnya. Nah.. proses pengeluaran racun itu biasanya melalui keringat dan air mata atau menangis. Memang sih kalau ada masalah berat banget pasti menangis abis puas nangis trus jadi lega… ternyata menangis itu selain melegakan juga menyehatkan.

Orang merasa jauh lebih baik menangis saat emosional karena air mata yang keluar mengandung lebih banyak protein termasuk hormon penyebab stress.
Dengan menangis air mata yang keluar akan menstimulasi produksi hormon endorphin yang memunculkan rasa lega dan merasa lebih baik di dalam perasaan, gitu menurut yang kubaca di kompas edisi.. *lupa*

Katanya sih para psikolog merekomendasikan ke pasiennya untuk menangis sebagai langkah awal untuk memulai penyembuhan stress.
Jadi jangan bilang yang suka menangis saat emosional itu cengeng ya… ternyata menangis saat emosional jauh lebih sehat dibanding yang menahan tangis dan meluapkan emosi dalam bentuk lainnya.


source: Forumkami.com

Sunday, 27 February 2011


UJIAN PRAKTIKUM  BIOLOGI
KELAS XII-SMAIT NURURRAHMAN
TAHUN PELAJARAN 2010/2011

Materi : KERJA ENZIM KATALASE

Pendahuluan
Enzim adalah senyawa yang dibentuk oleh sel tubuh organisme. dalam sel enzim ini diproduksi oleh organel badam mikro peroksisok. Kegunaan enzim katalase adalah menguraikan Hidogen Peroksida (H2O2), merupakan senyawa racun dalam tubuh yang terbentuk pada proses pencernaan makanan.
Hidrogen peroksida dengan rumus kimia bila H2O2 ditemukan oleh Louis Jacquea Thenard pada tahuna 1818. Senyawa ini merupakan bahan kimia organik yang memiliki sifat oksidator kuat dan bersifat racun dalam tubuh.
Senyawa peroksida harus segera di uraikan menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang tidak berbahaya. Enzim katalase mempercepat reaksi penguraian peroksida (H2O2) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Penguraian peroksida (H2O) ditandai dengan timbulnya gelembung
Bentuk reaksi kimianya adalah:
2H2O2 --> 2H2O + O2

Tujuan percobaan
mengetahui pengaruh, cara kerja enzim katalase

alat dan bahan
 tabung reaksi .................................

 Lap/serbet/tisu                     
pipet tetes
 gelas ukur ....................................

..Batang lidi
 larutan peroksida...................................

...Korek api
 ekstraks hati ayam.................................

.bunsen + spiritus
 

Cara kerja:
Kerja enzim katalase dalam keadaan Normal
1. Siapkan
2 buah  tabung reaksi
2. masukkan 2ml ekstrak hati ke dalam tabung reaksi  1
3.  masukkan 2ml hidrogen peroksida ke dalam tabung reaksi 2
4. tuangkan hidrogen peroksida pada tabung 2 ke dalam tabung 1 yang berisi ekstrak hati
5. Amati buih/gelembung yang terbentuk
6. Uji masing-masing tabung dengan menggunakan bara api yang dibuat dari sebatang lidi
, perhatikan apakah bara berupa api menjadi nyala api atau sebaliknya menjadi padam.  Hitung jumlah nyala api dalam waktu 1 menit.
7. catat hasil pengamatanmu pada tabel hasil pengamatan

Kerja enzim katalase dalam keadaan dipanaskan (pengaruh suhu)
1. Siapkan
2 buah  tabung reaksi
2. masukkan 2ml ekstrak hati ke dalam tabung reaksi  1 lalu di panaskan
3.  masukkan 2ml hidrogen peroksida ke dalam tabung reaksi 2
4. tuangkan hidrogen peroksida pada tabung 2 ke dalam tabung 1 yang berisi ekstrak hati
5. Amati buih/gelembung yang terbentuk
6. Uji masing-masing tabung dengan menggunakan bara api yang dibuat dari sebatang lidi
, perhatikan apakah bara berupa api menjadi nyala api atau sebaliknya menjadi padam.  Hitung jumlah nyala api dalam waktu 1 menit.
7. catat hasil pengamatanmu pada tabel hasil pengamatan


Kesimpulan
Enzim katalase berfungsi untuk menguraikan hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen, yang ditandai dengan munculnya gelembung dan bara api yang menyala.
Bentuk reaksi kimianya,
2H2O2 --> 2H2O + O2

Yang harus dibawa perorang :
1.       Tisu/serbet
2.       Lidi
3.       Korek api
4.       Sarung tangan*
5.       Jas lab*
*jika ada
Yang dibawa per kelas :
1.       Ekstrak hati 100 ml (untuk 1 kelas)
2.       Sunlight  


jiknote : jika salah satu bahan tidak ada, maka tidak dapat mengikuti praktikum 
;ji
 jj

Thursday, 24 February 2011

Hold My Hand


I hear the flower's kinda crying loud
The breeze's sound in sad
Oh no
Tell me when did we become,
So cold and empty inside
Lost a way long time ago
Did we really turn out blind
We don't see that we keep hurting each other no
All we do is just fight

Now we share the same bright sun,
The same round moon
Why don't we share the same love
Tell me why not
Life is shorter than most have thought

Hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what we have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let's pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you

Children seem like they've lost their smile
On the new blooded playgrounds
Oh no
How could we ignore
heartbreaking crying sounds
And we're still going on
Like nobody really cares
And we just stopped feeling all the pain because
Like it's a daily basic affair

No matter how far I might be
I'm always gonne be your neighbor
There's only one small planet where to be
So I'm always gonna be your neighbor
We cannot hide, we can't deny
That we're always gonna be neighbors
You're neighbor, my neighbor
We're neighbors

So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind

So hold my hand
There are many ways to do it right
Hold my hand
Turn around and see what have left behind
Hold my hand my friend
We can save the good spirit of me and you
For another chance
And let's pray for a beautiful world
A beautiful world I share with you

Senjaku...

Memandang langit senja
merangkai mimpi
menggapai asa

goresan senja
tak pernah lelah
melukiskan semburat jingga
bersama pekatnya kehidupan

kembali
menatap senja
bulat... merah... cantik...tegas dan tegar...
ditengah hiruk pikuk dunia
kadang diselingi aroma udara pekat
menelusup tenang hingga alveolus
walau sesekali diwarnai himpitan bronkus
namun selalu tegap menatap cakrawala

Wednesday, 23 February 2011

BIOPSIKOLOGI


Pengantar Biopsikologi
Minggu ke-5
Endokrinologi Manusia (2)

Ati Harmoni

 

1. Kelenjar Pituitari (Hipofisis)

   Terletak pada dasar otak besar dan menghasilkan bermacam-macam hormon yang mengatur kegiatan kelenjar lainnya, disebut master gland.

   Terdiri atas tiga lobus: anterior, intermediet, dan posterior. Lobus untermediet hanya ada pada bayi.






Gb.7
The location and roles of the hypothalamus and pituitary glands

 



 



Hormon yang dihasilkan lobus anterior: 

    Hormon pertumbuhan (Growth Hormone/GH)

  rantai polipeptida yang merangsang pertumbuhan kerangka tubuh secara keseluruhan.

  Sel-sel dalam pengaruh GH akan meningkat dalam ukuran (hipertrofi) dan jumlah (hiperplasia).

  Hiposekresi GH akan mengakibatkan pertumbuhan yang terhambat atau kerdil, sedangkan hipersekresi akan mengakibatkan gigantisme. 

 

    Hormon perangsang tiroid (Thyroid Stimulating Hormone/TSH)

   Merangsang kelenjar tiroid untuk mensekresikan tiroksin. Tiroksin menekan sekresi TSH   kontrol homeostasis kadar tiroksin dalam darah.

   Regulasi kecepatan metabolisme dan suhu tubuh.

   Hipersekresi TSH menyebabkan gondok.


     Gonadotropin (termasuk didalamnya adalah hormon luteinizing (Luteinizing Hormone/LH) dan hormon perangsang folikel (Follicle Stimulating Hormone/FSH)), mempengaruhi gonad dengan menstimulasi pembentukan gamet dan produksi hormon seks.


     Prolaktin (PRL)

             Merangsang sekresi susu setelah kelahiran

             Meningkatkan reabsorpsi garam (dan karenanya air) oleh ginjal.

             Pada laki-laki diduga mempengaruhi alat kelamin dalam berbgai cara.

 

·   Adrenokartikotropik (ACTH)
             Merangsang korteks kelenjar adrenal untuk melepaskan beberapa hormonnya (kortisol) kedalam aliran darah.

Hormon yang dihasilkan lobus posterior:

·      Oksitosin

             Merangsang pengeluaran susu
             Mempercepat pengembalian uterus.

·    Antidiuretik (ADH)
             Disebut juga vasopresin
             Merangsang resorbsi air dari tubulus ginjal.
             Produksi ADH yang tidak cukup menyebabkan hilangnya banyak air melalui ginjal.
         Penyakit ini disebut diabetes insipidus.

2. Kelenjar Tiroid
·     Kelenjar tiroid terdiri dari dua lobus dan terletak di leher di bawah jakun di depan trakea. Folikel dalam tiroid menghasilkan tiroglobulin yang kemudian akan diubah menjadi hormon tiroksin oleh adanya TSH dari pituitari anterior.
·    Hormon tiroid mengontrol laju metabolisme dan pengaturan suhu tubuh.
·    Tiroksin mengandung banyak iodium, Kekurangan iodium dalam makanan dalam waktu panjang akan mengakibatkan pembesaran kelenjar gondok.
·    Kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme) mengakibatkan penyakit kretinisme (kerdil). Penderita tidak mencapai perkembangan fisik maupun mental yang normal.
·    Produksi tiroksin yang berlebihan menyebabkan penyakit eksoftalmik tiroid (Morbus Basedowi) dengan gejala: kecepatan metabolisme meningkat, denyut nadi bertambah, gelisah, gugup, dan merasa demam. Gejala lain yang nampak adalah bola mata menonjol keluar (eksoftalmus) dan kelenjar tiroid membesar.

3. Kelenjar Paratiroid (Kelenjar anak gondok)
·    Paratiroid menempel pada kelenjar tiroid. Kelenjar ini menghasilkan parathormon yang berfunsi mengatur kandungan fosfor dan kalsium dalam darah.
·    Kekurangan hormon ini menyebabkan tetani dengan gejala: kadar kapur dalam darah menurun, kejang di tangan dan kaki, jari-jari tangan membengkok ke arah pangkal, gelisah, sukar tidur, dan kesemutan.

4. Kelenjar Adrenal (Suprarenal / Anak Ginjal)
·    Kelenjar adrenal adalah dua struktur kecil yang terletak di atas masing-masing ginjal. Pada masing-masing kelenjar adrenal tersebut terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian luar (korteks) dan bagian tengah (medula).
·    Bagian medula menghasilkan hormon amina, sedangkan bagian korteks menghasilkan hormon steroid.

Medula adrenal
·    Medula adrenal dianggap juga sebagai bagian dari sistem saraf. Sel-sel sekretorinya merupakan modifikasi sel-sel saraf yang melepaskan dua hormon yang berjalan dalam aliran darah: epinephrin (adrenalin) dan norephinephrin (noradrenalin).
·    Peranan adrenalin pada metabolisme normal tubuh belum jelas. Sejumlah besar hormon ini dilepaskan dalam darah apabila seseorang dihadapkan pada tekanan, seperti marah, luka, atau takut.
·    Jika hormon adrenalin menyebar di seluruh tubuh, hormon menimbulkan tanggapan yang sangat luas: laju dan kekuatan denyut jantung meningkat sehingga tekanan darah meningkat. Kadar gula darah dan laju metabolisme meningkat. Bronkus membesar sehingga memungkinkan udara masuk dan keluar paru-paru lebih mudah. Pupil mata membesar.
·    Hormon noradrenalin juga menyebabkan peningkatan tekanan darah.

Korteks Adrenal
·    Stimulasi korteks oleh sistem saraf simpatetik menyebabkan dikeluarkannya hormon ke dalam darah yang menimbulkan respon “fight or flight”.
·    Korteks adrenal menghasilkan beberapa hormon steroid yaitu mineralokortikoid, dan glukokortikoid.
·    Mineralokortikoid menjaga keseimbangan elektrolit, glukokortikoid memproduksi respon yang lambat dan jangka panjang dengan meningkatkan tingkat glukosa darah melalui pemecahan lemak dan protein. 

 

Gb.8
Struktur ginjal dan kelenjar adrenal
 


5. Pankreas
·    Dalam pankreas terdapat kelompok sel yang disebut pulau Langerhans. Sel ini menghasilkan hormon insulin dan glukagon yang mengatur kadar glukosa darah.
·    Setelah makan, kadar glukosa darah naik, insulin dilepaskan dan menyebabkan sel menyerap glukosa. Kelebihan glukosa dibawa ke hati untuk diubah menjadi glikogen karbohidrat untuk disimpan. Saat glukosa darah turun pembentukan insulin dihambat. Glukagon bekerja antagonis dengan hormon insulin, menyebabkan pemecahan glikogen menjadi glukosa, yang kemudian dilepaskan kedalam pembuluh darah untuk menjaga kadar glukosa dalam kisaran homeostatik.
·    Produksi glukagon distimulasi oleh turunnya kadar glukosa darah, dan dihambat ketika kadar glukosa darah naik.
·    Produksi insulin yang tidak cukup menyebabkan penyakit diabetes melitus. Penderita penyakit ini tidak mampu mengatasi kelebihan glukosa dalam darah dengan mengubahnya menjadi glikogen atau lemak.

6. Ovarium
·       Ovarium merupakan organ reproduksi wanita. Selain menghasilkan sel telur, ovarium juga menghasilkan dua macam hormon, yaitu estrogen dan progesteron.
·         Estrogen.
Hormon ini dihasilkan oleh Folikel Graaf. Pembentukan estrogen dirangsang oleh FSH. Fungsi estrogen ialah menimbulkan dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita. Tanda-tanda kelamin sekunder adalah ciri-ciri yang dapat membedakan wanita dengan Aria tanpa melihat kelaminnya. Contohnya, perkembangan pinggul dan payudara pada wanita dan kulit menjadi bertambah halus.
·         Progesteron
Hormon ini dihasilkan oleh korpus luteum. Pembentukannya dirangsang oleh LH dan berfungsi menyiapkan dinding uterus agar dapat menerima telur yang sudah dibuahi.
Plasenta membentuk estrogen dan progesteron selama kehamilan guna mencegah pembentukan FSH dan LH. Dengan demikian, kedua hormon ini dapat mempertahankan kehamilan.

7. Testis
·         Testis adalah organ reproduksi khusus pada pria.
·         Selain menghasilkan sperma, testis berfungsi sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon androgen, yaitu testosteron. Testosteron berfungsi menimbulkan dan memelihara kelangsungan tanda-tanda kelamin sekunder. Misalnya suaranya membesar, mempunyai kumis, dan jakun.
Faktor Pengatur Sekresi Hormon
Ada dua faktor yang berfungsi mengatur sekresi hormon, yaitu saraf dan faktor bahan kimia.
a.      Faktor Saraf: Bagian medula kelenjar suprarenal mendapat pelayanan dari saraf otonom. Oleh karena itu sekresinya diatur oleh saraf otonom
b.      Faktor kimia: Susunan bahan kimia atau hormon lain dalam aliran darah mempengaruhi sekresi hormon tertentu. Contohnya, sekresi insulin dipengaruhi oleh jumlah glukosa di dalam darah.

PEMBAHASAN SOAL TO 4 (Albayan)

PEMBAHASAN SOAL TO  (SMA PESANTREN UNGGUL ALBAYYAN)

  1. Jawab : B
  2. Jawab : B
Pembahasan : kata pertama menunjukkan genus kata kedua penunjuk spesies
Keyword : jika berbeda genus maka spesiesnya juga berbeda, walaupun nama pnunjuk spesiesnya sama.
  1. B
  2. A
Reproduksi virus :
Fase litik
    1. adsorbsi (virus melekat pada inang)
    2. penetrasi (virus mulai memasukkan materi genetiknya ke inang)
    3. sintesis (replikasi) (pembentukan perangkat-perangkat virus )
    4. perakitan (pembentukan virus2 baru)
    5. lisis (pelepasan)
Fase lisogenik
Daur hidup lisogenik terdiri dari fase adsorbsi (penempelan), fase infeksi (penetrasi), fase pengabungan dan fase pembelahan.
  1. Jawab : B
Pembuatan nata de coco = Acetobacter ylinum
Mengikat N2 bebas = Rhizobium
Pemberantasan hama = Bacillus thuringiensis
Produkasi biogas =
  1. Jawab : C
Pembahasan :
I =  sprogonium menhgasilkan spora
ii = sporofit
III = protonema (gametofit)
IV = tumbuhan lumut
V = gamet jantan/betina
7. Jawab : C
      Pembahasan : endosperma adalah hasil peleburan  inti generatif 2 dengan inti kandung lembaga sekunder. Zigot adalah hasil peleburan inti genertaif 1 dengan ovum. Inti vegetatif menjadi penunjuk jalan buluh serbuk sari.
1 = inti generatif 2
      2 = inti generatif 1
      3 = inti vegetatif
      4 = antipoda
      5 = inti kandung lembaga sekunder
      7 = ovum
8. Jawab : E
9. Jawab : B
      a. Pisces : 2 ruang jantung, poikloterm,fertilisasi internal&eksternal-Ovipar
      b. Amphibi : 3 ruang jantung, poikiloterm, fertilisasi eksternal-ovipar
      c. Reptilia : 4 ruang jantung , homoioterm , fertilisasi internal-ovipar
      d. Aves : 4 ruang jantung , homoioterm, fertilisasi internal-ovipar
      e. Mamalia : 4 ruang jantung, Homoioterm, fertilisasi internal-vivipar
 ket : Poikiloterm (berdarah dingin), Homoioterm (berdarah panas)
10.    jawab : D
11.    Jawab : A
X = respirasi, bakteri melepas karbon (CO2) ke atmosfer
Y =  fotosintesis , tumbuhan melepas oksigen dan mengambil karbon (CO2) dari atmosfer
12. Jawab : A
      Freon = penipisan lapisan ozon
      SO3, NO3 =  hujan asam
  1. jawab : D
  2. jawab : B
terjadi peristiwa osmosis (perpindahan air dari larutan hipotonis ke hipertonis) dari  N  ke M, karena M lebih hipertonis (kandungan air lebih sedikit= larutan garam 20% ) dibandingkan N (air) sehingga, air akan berpindah dari tempat yang kandungan air banyak (N)ke yang kandungan airnya sedikit (M)
ket : hipotonis =konsentrasi  zat terlarut sedikit, air banyak
            hipertonis : konsentrasi zat terlarut banyak, air sedikit
  1. Jawab : D
ket :
1. korteks
2. floem
3. cambium
4. xylem
5. empulur
  1. jawab : C
  2. Jawab : B
Pembahasan : trombokinase, trombin dan fibrin hanya akan terbentuk ketika terjadi luka, sedangkan protrombin dan fibrinogen memang sudah ada dalam komponen plasma darah.
1 = trombokinase
2 = protrombin
3 = ion ca (kalsium) dan Vit K
4 = trombin
5 = fibrinogen
6 = benang-benang fibrin
  1. Jawab : B
Pembahsan : amilum-lugol-biru kehitaman, glukosa-benedict/fehling-merah bata, protein-biuret-ungu.
  1. jawab :A
Pembahasan : karbondioksida dibawa oleh ertirosit  dalam kapiler vena menuju paru paru. di paru pru terjadi difusi CO2 dari kapiler. proses ini terjadi karena tekanan CO2 pada kapiler labih tinggi dari pada dalam alveolus. CO2 akhirnya dilepaskan dari tubuh.
  1. Jawab : D
Pembahasan : filtrasi(penyaringan) = glomerolus, hasil urin primer
Reabsorbsi (penyerapan zat yg masih berguna)= t. proximal, gelung henle, t. distal, hasil urin sekunder
Augmentasi = (penambahan zat sisa yang diperlukan tubuh) = t. distal-t. kolektifus (pengumpul), hasil urin sebenarnya
Ket : 1 =glomerolus, 2 = t. proximal, 3 = lengkung henle, 4 = t. distal, 5 = tubulus pengumpul
  1. jawab : D
  2. jawab : D
pembahsan : 1 = rahim/uterus, 2 = tuba falopi/oviduk, (saluran terjadinya ferstilisasi-bertemunya sperma dan ovum)
3 = dinding rahim(endometrium)( tempat melekatnya embrio)  , 4 = vagina , 5 = ovarium (menhasilkan ovum)
23. jawab : C
            Pembahasan :
a.       auksin = pemanjangan sel dan diffrensiasi di bagian titik tumbuh, merangsang pembentukan bunga dan buah
b.      asam absisat := mengurangi kecepatan pembelahan dan pemanjangan sel,membantu pengguguran bunga.
c.       Asam traumalin = penyembuhan luka
d.      Gas etilen : merangsang/mempercepat pematangan buah
e.       Giberelin = memperbesar ukuran buah, tanaman kerdil jadi normal, tanaman mjd tumbuh tinggi, mempercepat aktivitas cambium
24.  jawab : C
25.  jawab : A
pembahsan : Respirasi aerob tda :
a.       glikolisis = di sitoplasma/sitosol = glukosa menghasilkan  2 asam piruvat, 2 NADH, 2 ATP
b.      dekarboksilasi oksidatif  = di matriks mitokondria =  asam piruvat mjd asetil co A = melepaskan CO2 dan menghasilkan 2 NADH
c.       siklus krebs = dimatriks mitokondria = asetil co A akan mengasilkan  4 CO2,  6 NADH2, 4 FADH2 dan 2 ATP
d.      transport electron = hasil akhir keseluruhan total 38 ATP
26.  jawab : D
pembahasan : fotosintesis pada reaksin terang menghasilkan O2, ATP dan NADPH2. ATP dan NADPH2 akan digunakan pada reaksi gelap, sedangkan oksigen akan dilepas ke atmosfer.
27.  jawab : D
pembahasan : fermentasi ragi=fermentasi alcohol
asam piruvat akan di ubah mjd asetaldehid dengan melepaskan CO2. kemudian asetaldehid  menjadi alcohol(etanol)
28.  jawab : C
pembahsan : 1 nukleotida =posfat, gula pentosa, basa nitrogen
nukleosida = gula pentosa, basa nitrogen
ket : 1 = fosfat, 2 =gula pentosa, 3 = basa nitrogen
29.  jawab : D
30.  jawab : C
31.  jawab : C
pembahsan :
a.       interfase : persiapan (replikasi DNA), G1 = DNA masih 1, belum replikasi ; S = DNA replikasi mjd 2 salinan ; G2 = replikasi selesai, persiapan membelah
b.      profase : DNA dikemas mjd kromosom
c.       metaphase  = kromosom berpasangan dan berjajar di biang ekuator/pembelahan
d.      anaphase : kromatid bergerak ke arah kutub
e.       telofase : kromosom lengkap berada dikutub dan siap mengalami pembelahan sitoplasma (sitokinesis)
32.  jawab : A
33.  jawab : semua anak laki2 buta warna
34.  jawab : B
pembahasan :
a.       nulisomi = 2 kromosom hilang (2n-2)
b.      monosomi = 1 kromosm hilang (2n-1)
c.       tetrasomi = 2 kromosom lebih (2n+2)
d.      triploid = kromosom terdiri dari 3 genom (3 set)
e.       trisomi = kromosom rangkap 3 (2n+1)
kelainan :
a.       sindrom down : kelebihan kromosom no. 21 shg total 47 (berwajah khas, bertubuh pendek, cacat mental )
b.      sindrom klinefelter : kelebihan kromosom X (laki2 memiliki karakteristik tubuh wanita)
c.       sindrom turner = 1 kromosom X hilang (fenotip perempuan, tapi ciri2 seks sekunder tidak berkembang)
d.      sindrom cri du chat = delesi kromosom no 5 ( kepala kecil  dan cacat mental)
35.  Jawab : C
pembahasan :
a.       teori special creation : MH diciptakan oleh Tuhan seperti apa adanya
b.      teori evolusi kimia : bahan2 organik berasal dari bahan-bahan anorganik (metana, hydrogen, ammonia, uap air) = oparin, hrold urey, Stanley miller
c.       teori kosmozoan = kehidupan berasal dari tempat lain di alam semesta
d.      teori generation spontane = MH berasl dari benda tak hidup (aristoteles)
e.       teori biogenesis = MH berasal dari MH (F. Redi, spallanzani, Pasteur)
f.        teori kataklisma = pada masa tertentu telah hidup MH tertentu yg berbeda dari masa ke masa. Dan tiap masa di akhiri dg bencana/kehancuran alam (george cuvier)
36.  jawab : B
pembahasan :
a.       lamarck = jerapah sebenarnya berleher pendek, berleher panjang karena menjangkau daun di ujung batang
b.      Darwin = burung  finch dan kura2 di kepulauan Galapagos (proses adaptasi)
c.       Kupu2 biston betularia  : adatasi dan seleksi = setelah industrialisasi, yg berwarna hitm lebih banyak dari yg warna terang.
37.  jawab : C
38.  jawab : B


39.  Jawab : C
Pembasmi hama tanaman
- Bacillus thuringiensis untuk ulat hama
- feromon
>> Penanggulangan pencemaran lingkungan
- Clostridium butyrium
>> Penghasil biogas
- methanobacterium
>> Produksi protein
bakteri penghasil protein sel tunggal, misal Methylophylus methylotropus.

40.  Jawab : B