Its Me...!
Saturday, 20 August 2011
I'm so sorry
I'm so sorry (Irfan Makki)
If my time would end today would I be ready to go?
And leave all the things I’ve worked so hard for
...And all my friends and everyone I’ve known?
Never did I ever stop for a moment to think
Of what’s staring at me
I’ve been breaking all the mirrors of reality
Chorus:
I’m so sorry, if only I had just one last chance
I’m so sorry, but now it’s too late to change the past, oh
I lived my life in the fast lane, I only lived for today
And never, never really thought about anyone else
It was all about me, myself and I
Never did I ever stop for a moment to think
Of what’s staring at me
I’ve been breaking all the mirrors of reality, oh
Chorus
And now, now that it’s over
I wonder if anyone will remember me
If I had the chance to turn back the hands of time
There’re so many things that I would change
I’d live my life every single breath for You
Chorus
I’m so sorry, so sorry
Please forgive me
If my time would end today would I be ready to go?
And leave all the things I’ve worked so hard for
...And all my friends and everyone I’ve known?
Never did I ever stop for a moment to think
Of what’s staring at me
I’ve been breaking all the mirrors of reality
Chorus:
I’m so sorry, if only I had just one last chance
I’m so sorry, but now it’s too late to change the past, oh
I lived my life in the fast lane, I only lived for today
And never, never really thought about anyone else
It was all about me, myself and I
Never did I ever stop for a moment to think
Of what’s staring at me
I’ve been breaking all the mirrors of reality, oh
Chorus
And now, now that it’s over
I wonder if anyone will remember me
If I had the chance to turn back the hands of time
There’re so many things that I would change
I’d live my life every single breath for You
Chorus
I’m so sorry, so sorry
Please forgive me
Saturday, 6 August 2011
Love in silence...
mengutip dari sebuah link (maap lupa) -mesej dari seorang teman...
special untuk adik2ku dimana pun kalian berada.....
Jika Belum Siap, Cintai Ia Dalam Diam
Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam...karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya...kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya...
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu...menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu...
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya...karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah Allah swt. pilihkan untukmu...
ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali?yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan...tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah
karena dalam diammu tersimpan kekuatan...kekuatan harapan...hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata...bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya?
dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam...
jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat...
biarkan 'cinta dalam diammu' menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dan Sang Pemilik hatimu...
*ini bulan Ramadhan yang belum tentu bisa qta rasakan lagi taun depan, fokuslah untuk mengisi ramadhan ini hingga tidk ada penyesalan akhirnya... banyak hal yang bisa qta lakukan dan fikirkan... insya Allah jika ssatnya telah tiba Allah akan memberikan yang terbaik untuk qta...
tetapkanlah Allah selalu dalam hatimu...
sehingga hawa nafsu itu pada akhirnya akan merasakn lelahnya mencekik keimanan Kita....
special untuk adik2ku dimana pun kalian berada.....
Jika Belum Siap, Cintai Ia Dalam Diam
Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam...karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya...kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang, kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya...
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu...menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu...
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya...karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah Allah swt. pilihkan untukmu...
ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali?yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan...tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah
karena dalam diammu tersimpan kekuatan...kekuatan harapan...hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata...bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya?
dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam...
jika dia memang bukan milikmu, toh Allah, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat...
biarkan 'cinta dalam diammu' menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dan Sang Pemilik hatimu...
*ini bulan Ramadhan yang belum tentu bisa qta rasakan lagi taun depan, fokuslah untuk mengisi ramadhan ini hingga tidk ada penyesalan akhirnya... banyak hal yang bisa qta lakukan dan fikirkan... insya Allah jika ssatnya telah tiba Allah akan memberikan yang terbaik untuk qta...
tetapkanlah Allah selalu dalam hatimu...
sehingga hawa nafsu itu pada akhirnya akan merasakn lelahnya mencekik keimanan Kita....
Saturday, 2 July 2011
Finlandia : Negara dengan Pendidikan Terbaik di Dunia
Finlandia : Negara dengan Pendidikan Terbaik di Dunia
Negara itu adalah FINLANDIA ! Negara dengan ibukota Helsinki (tempat ditandatanganinya perjanjian damai antara RI dengan GAM) ini memang begitu luar biasa.
Peringkat 1 dunia ini diperoleh Finlandia berdasarkan hasil survei internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut dikenal dengan nama PISA (Programme for International Student Assesment) mengukur kemampuan siswa di bidang Sains, Membaca, dan juga Matematika.
Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga menunjukkan unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental.
Ringkasnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya cerdas. Lantas apa kuncinya sehingga Finlandia menjadi nomor satu di pentas dunia?
Dalam masalah anggaran pendidikan Finlandia memang sedikit lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara di Eropa, tapi masih kalah dengan beberapa negara lainnya. Finlandia tidaklah menggenjot siswanya dengan menambah jam-jam belajar, memberi beban PR tambahan, menerapkan disiplin tentara, atau memborbardir siswa dengan berbagai tes.
Sebaliknya, siswa di Finlandia mulai sekolah pada usia yang agak lambat dibandingkan dengan negara-negara lain, yaitu pada usia 7 tahun, dan jam sekolah mereka justru lebih sedikit, yaitu hanya 30 jam perminggu. Bandingkan dengan Korea, ranking kedua setelah Finlandia, yang siswanya menghabiskan 50 jam perminggu.
Apa gerangan kuncinya?
Ternyata kuncinya terletak pada kualitas guru. Di Finlandia hanya ada guru-guru dengan kualitas terbaik dengan pelatihan terbaik pula. Profesi guru sendiri adalah profesi yang sangat dihargai, meski gaji mereka tidaklah fantastis.
Lulusan sekolah menengah terbaik biasanya justru mendaftar untuk dapat masuk di sekolah-sekolah pendidikan, dan hanya 1 dari 7 pelamar yang bisa diterima. Persaingannya lebih ketat daripada masuk ke Fakultas Hukum bahkan Fakultas Kedokteran!
Jika negara-negara lain percaya bahwa ujian dan evaluasi bagi siswa merupakan bagian yang sangat penting bagi kualitas pendidikan, Finlandia justru percaya bahwa ujian dan testing itulah yang menghancurkan tujuan belajar siswa. Terlalu banyak testing membuat kita cenderung mengajarkan kepada siswa untuk semata lolos dari ujian, ungkap seorang guru di Finlandia.
Pada usia 18 tahun seorang siswa mengambil ujian untuk mengetahui kualifikasi mereka di perguruan tinggi, dan dua pertiga lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi.
Siswa diajar untuk mengevaluasi dirinya sendiri, bahkan sejak Pra-TK!
“Ini membantu siswa belajar bertanggungjawab atas pekerjaan mereka sendiri”, kata Sundstrom, kepala sekolah di SD Poikkilaakso, Finlandia.
Siswa didorong untuk bekerja secara independen dengan berusaha mencari sendiri informasi yang mereka butuhkan. Suasana sekolah sangat santai dan fleksibel. Adanya terlalu banyak komando hanya akan menghasilkan rasa tertekan, dan mengakibatkan suasana belajar menjadi tidak menyenangkan.
Kelompok siswa yang lambat mendapat dukungan intensif. Hal ini juga yang membuat Finlandia sukses.
Berdasarkan penemuan PISA, pada sekolah-sekolah di Finlandia sangat kecil perbedaan antara siswa yang berprestasi baik dan yang buruk dan merupakan yang terbaik menurut OECD. Remedial tidaklah dianggap sebagai tanda kegagalan tapi sebagai kesempatan untuk memperbaiki.
Seorang guru yang bertugas menangani masalah belajar dan prilaku siswa membuat program individual bagi setiap siswa dengan penekanan tujuan-tujuan yang harus dicapai, umpamanya: Pertama, masuk kelas; kemudian datang tepat waktu; berikutnya, bawa buku, dan lain sebagainya. Kalau mendapat PR siswa bahkan tidak perlu untuk menjawab dengan benar, yang penting mereka berusaha.
Para guru sangat menghindari kritik terhadap pekerjaan siswa mereka. Menurut mereka, jika kita mengatakan “Kamu salah” pada siswa, maka hal tersebut akan membuat siswa malu. Dan jika mereka malu maka ini akan menghambat mereka dalam belajar.
Setiap siswa diperbolehkan melakukan kesalahan. Mereka hanya diminta membandingkan hasil mereka dengan nilai sebelumnya, dan tidak dengan siswa lainnya.
Setiap siswa diharapkan agar bangga terhadap dirinya masing-masing. Ranking hanya membuat guru memfokuskan diri pada segelintir siswa tertentu yang dianggap terbaik di kelasnya.
Sumber:
http://roumink.wordpress.com/2010/01/29/luar-biasa-negara-dengan-pendidikan-terbaik-dunia/
Arah Pengembangan Pembelajaran di Sekolah
Dalam menyambut kegiatan Masa Orientasi Siswa menjelang tahun pelajaran baru 2011/2012 Dinas Pendidikan Kota Bogor mengadakan pertemuan pembekalan kepada para pembina kesiswaan SMA/SMK/SMP. Dalam kesempatan ini saya mendapat tugas menyampaikan materi tentang Arah Perkembangan Pembelajaran di sekolah.
Penyampaian materi ini bertujuan memberikan pengenalan sekaligus sebagai penguatan pemahanan para pembina OSIS mengenai kebutuhan siswa belajar dalam abad ke-21 yang sedang kita lalui bersama.
Dalam kesempatan ini saya kemukakan bahwa siswa belajar untuk memperoleh pengetahuan dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan. Sekolah harus menjadi tempat siswa belajar. Yang perlu sekolah kembangkan adalah suasana belajar dan proses belajar yang efektif. Suasana belajar yang kondusif yang dapat membangkitkan harapan dan motivasi siswa, suasana yang menyenangkan. Efektif artinya siswa mencapai tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu, dalam kegiatan MOS, siswa harus mengenali tujuan sekolah, mengenali target mutu yang sekolah tetapkan untuk para siswa wujudkan.
Kompetensi yang siswa perlukan dalam menghadapi kehidupan di abad ini adalah keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan mengembangkan krevativitas dan berinovasi dan keterampilan berkomunikasi dan berkolaborasi.
Yang dapat memfasilitasi siswa berkembang optimal adalah guru harus mempersepsikan secara positif murid-muridnya. Pada sekolah yang efektif terdapat guru-guru yang memiliki keyakinan muridnya dapat berprestasi. Pada sekolah yang efektif, terdapat kepala sekolah yang memilliki keyakinan yang tinggi bahwa murid dan guru-gurunya dapat berprestasi. Keyakinan ini tentu perlu didasari dengan berkembangnya kecerdasan guru-guru dalam melayani siswa belajar. Menurut penelitian para ahli pendidikan ternyata tak ada sekolah yang berkembang melebihi kecerdasan guru-gurunya.
Kecerdasan guru yang diperlukan di abad dua puluh satu adalah mengembangkan kompetensi siswa yang diuji dengan lima bentuk pengujian yaitu (1) paper and pencil test (2) performa atau unjuk kerja (3) proyek (4) produk (5) portofolio.
Kemampuan utama yang perlu siswa kuasai meliputi aspek utama
Kegiatan MOS idealnya dapat mengawali siswa belajar bekerja menambah ilmu, memanfaatkan ilmu, mengembangkan karakter bangsa sebagaimana sekolah harapkan. Hal terpenting untuk itu bagaimana siswa menguasai ilmu dengan cara belajar tentang bagaimana caranya belajar.
Mendasari itu semua, sebaiknya sebelum MOS dimulai maka kenalilah standar kompetensi lulusan dengan jelas sehingga sekolah tahu betul tentang materi yang harus sekolah siapkan agar siswa mendapat bekal yang sesuai dengan cita-cita sekolah, dan yang tidak kalah penting adalah sekolah tahu benar bagaimana proses pendidikan siswa itu dilakukan. Sekolah memahami strategi bagaimana proses belajar akan bergulir, bagaimana proses evaluasi terhadap semua hal yang berproses dapat dilakukan.Dan, hal itu sebaiknya sekolah identifikasi dan sekolah tentukan sejak hari pertama siswa baru menginjakkan kakinya di sekolah baru. Biar hari pertama memberi kesan yang baik bukan sebaliknya.
http://gurupembaharu.com/home/?p=10799
Penyampaian materi ini bertujuan memberikan pengenalan sekaligus sebagai penguatan pemahanan para pembina OSIS mengenai kebutuhan siswa belajar dalam abad ke-21 yang sedang kita lalui bersama.
Dalam kesempatan ini saya kemukakan bahwa siswa belajar untuk memperoleh pengetahuan dan kemampuan untuk menerapkan pengetahuan. Sekolah harus menjadi tempat siswa belajar. Yang perlu sekolah kembangkan adalah suasana belajar dan proses belajar yang efektif. Suasana belajar yang kondusif yang dapat membangkitkan harapan dan motivasi siswa, suasana yang menyenangkan. Efektif artinya siswa mencapai tujuan yang diharapkan. Oleh karena itu, dalam kegiatan MOS, siswa harus mengenali tujuan sekolah, mengenali target mutu yang sekolah tetapkan untuk para siswa wujudkan.
Kompetensi yang siswa perlukan dalam menghadapi kehidupan di abad ini adalah keterampilan berpikir kritis, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan mengembangkan krevativitas dan berinovasi dan keterampilan berkomunikasi dan berkolaborasi.
Yang dapat memfasilitasi siswa berkembang optimal adalah guru harus mempersepsikan secara positif murid-muridnya. Pada sekolah yang efektif terdapat guru-guru yang memiliki keyakinan muridnya dapat berprestasi. Pada sekolah yang efektif, terdapat kepala sekolah yang memilliki keyakinan yang tinggi bahwa murid dan guru-gurunya dapat berprestasi. Keyakinan ini tentu perlu didasari dengan berkembangnya kecerdasan guru-guru dalam melayani siswa belajar. Menurut penelitian para ahli pendidikan ternyata tak ada sekolah yang berkembang melebihi kecerdasan guru-gurunya.
Kecerdasan guru yang diperlukan di abad dua puluh satu adalah mengembangkan kompetensi siswa yang diuji dengan lima bentuk pengujian yaitu (1) paper and pencil test (2) performa atau unjuk kerja (3) proyek (4) produk (5) portofolio.
Kemampuan utama yang perlu siswa kuasai meliputi aspek utama
- menguasai informasi atau ilmu pengetahuan
- mengolah informasi atau ilmu pengetahuan.
- menggunakan informasi untuk berkarya.
- keterampilan bertanya menggunakan pola baku 5W plus H
- keterampilan menjawab pertanyaan.
- keterampilan menerangkan dan berargumentasi.
- keterampilan membaca.
- keterampilan menulis atau mengekspresikan pikiran.
- keterampilan mengelola data untuk mengekspresikan pikiran.
- keteampilan berpikir kritis
- keterampilan berpikir ilmiah.
- keterampilan memecahkan msalah
- keterampilan berkomunikasi
- keterampilan berkolaborasi sehingga sekolah memfasillitasi siswa belajar dalam bentuk interaksi sosial.
- keterampilan mengintegrasikan logika, imajinasi, dan intuisi dalam menghasilkan produk belajar inovatif.
Kegiatan MOS idealnya dapat mengawali siswa belajar bekerja menambah ilmu, memanfaatkan ilmu, mengembangkan karakter bangsa sebagaimana sekolah harapkan. Hal terpenting untuk itu bagaimana siswa menguasai ilmu dengan cara belajar tentang bagaimana caranya belajar.
Mendasari itu semua, sebaiknya sebelum MOS dimulai maka kenalilah standar kompetensi lulusan dengan jelas sehingga sekolah tahu betul tentang materi yang harus sekolah siapkan agar siswa mendapat bekal yang sesuai dengan cita-cita sekolah, dan yang tidak kalah penting adalah sekolah tahu benar bagaimana proses pendidikan siswa itu dilakukan. Sekolah memahami strategi bagaimana proses belajar akan bergulir, bagaimana proses evaluasi terhadap semua hal yang berproses dapat dilakukan.Dan, hal itu sebaiknya sekolah identifikasi dan sekolah tentukan sejak hari pertama siswa baru menginjakkan kakinya di sekolah baru. Biar hari pertama memberi kesan yang baik bukan sebaliknya.
http://gurupembaharu.com/home/?p=10799
Tuesday, 21 June 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)